"Kadang-kadang saudara kita sendiri, yang juga turut menjadi pegawai Gouverment, dia tidak mau kumpul dengan kita. Sebab dia pikir de...

 


"Kadang-kadang saudara kita sendiri, yang juga turut menjadi pegawai Gouverment, dia tidak mau kumpul dengan kita. Sebab dia pikir derajatnya lebih tinggi daripada kita yang hanya menjadi saudagar atau petani."

-Student Hidjo, 1919.

   "Untuk mereka yang menganggap kecantikan itu adalah segalanya"


  
"Untuk mereka yang menganggap kecantikan itu adalah segalanya"

Assalamualaikum, Hai sahabat pembaca... Apa kabar? Semoga kita semua selalu dalam keadaan sehat wal'afiat. Hari ini aku mau meng...

Assalamualaikum, Hai sahabat pembaca... Apa kabar?
Semoga kita semua selalu dalam keadaan sehat wal'afiat.

Hari ini aku mau mengajak kalian untuk menyimak kisah dan pengalamanku saat mengikuti kegiatan “JAMBORE REMAJA MASJID SE-ASEAN” .

Peserta Jambore Kontigen Sukabumi dan Jawa Timur
Sumber : Album Pribadi

     Saat itu, aku masih duduk di bangku SMP dan berumur 15 tahun, tapi di usia semuda itu aku bangga pada diriku sendiri karena sudah berani terjun bersama sekelompok remaja masjid se-ASEAN di lapang Banteng Jakarta Pusat yang pesertanya berjumlah 1000 orang perwakilan dari daerah dan negara-negara lain di ASEAN yang rata-rata sudah duduk di bangku SMA.
Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid (BKPRMI) mulai dari tanggal 24-29 Oktober 2015, sebenarnya kegiatan tersebut merupakan rangkaian dari kegiatan konferensi Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) ke -16 yang dilaksanakan di Hotel Borobudur Jakarta.

Rasanya memang benar-benar seperti mimpi ketika aku menjadi peserta "terMuda" pada kegiatan tersebut sebab melihat seluruh peserta yang lain umurnya lebih tua dariku mulai dari 17 tahun keatas pelajar SMA/SMK bukanlah pelajar SMP sepertiku. Tapi disanalah mentalku diuji , jika aku memiliki kemauan yang tinggi kenapa aku harus merasa malu dan gak pede menjadi peserta jambore bergengsi ini, hihi. 
Kegiatan yang sebelumnya belum pernah aku ikuti, membuatku agak merasa sedikit gugup . Saat itu aku menjadi perwakilan DPD Kabupaten sukabumi, senang sekali bisa menjadi perwakilan daerah tempat kelahiranku .
Luarbiasa! Ini adalah pengalaman pertamaku , ada beberapa hal yang aku dapatkan dan tidak dapat aku lupakan pada kegiatan jambore pemuda remaja masjid se-ASEAN itu diantaranya adalah :
Tenda tempat istirahat
Sumber : Album Pribadi
PERTAMA Pada saat itu Aku dapat merasakan tidur 1 tenda dengan rekan-rekan perwakilan DPD Kab. Sukabumi walaupun sebenarnya bukan tidur hanya memejamkan mata saja. Sebelumnya aku memang tidak pernah merasakan tidur di tenda sebab aku bukannlah salahsatu anggota pramuka. Tapi meskipun begitu akhirnya aku bisa merasakan tidur ditenda dengan beralaskan karpet. Bayangkan saja memasang tenda perkemahan diperkotaan yang amat ramai rasanya tidak tenang setiap malam mobil selalu ramai dan sibuk berlalu lalang. Tapi dengan begitulah kebersamaan terwujud dan timbul kesadaran bahwa masih banyak orang-orang yang tidak punya tempat tinggal dan tidur dimana saja, hal itu membuatku sangat bersyukur. 
Kontigen SUKABUMI
Sumber: Album Pribadi
KEDUA Aku bisa mendapatkan teman baru, yaaa walaupun gak semua peserta aku ajak untuk kenalan bayangkan saja dari 1000 peserta perwakilan dari berbagai daerah maupun perwakilan dari negara ASEAN aku harus mengajak mereka semua berkenalan dengan metode apa?Hehe. Tapi sedikit demi sedikit aku mulai kenal mereka dengan yang satu kontigen saja kadang kita tidak mengenal satu sama lain makannya disanalah aku mulai belajar dewasa .


Barisan Kontigen Sukabumi Putri 
dalam Pawai Ta'aruf
Sumber : Album Pribadi
KETIGA Kegiatan pertama yang kami lakukan disana setelah istirahat dan melaksanakan shalat Duha adalah PAWAI TA'ARUF.
Ini dia kegiatan yang kami tunggu-tunggu , Lokasi yang kami lewati saat pawai ta'aruf adalah hanya mengelilingi arah lokasi jalan Masjid Istiqlal saja . Yang membuat kami merasa senang ketika mengikuti pawai ini adalah disana kami mengumandangkan shalawat bersama dan menyanyikan lagu / mars kebanggaan kami secara bersama-sama bersama kontigen dari daerah dan negara yang lain.
Kelompok Wawasan Kebangsaan ke 5
Sumber : Album Pribadi
KEEMPAT Mendapat materi wawasan kebangsaan Ekslusif dari TNI AD yang dikirim langsung dari Markas Besar (Mabes) TNI AD, disana kita bermain games edukatif bermain monopoli tapi dikartu monopoli tersebut berisikan pertanyaan-pertanyaan seputar Bela Negara ataupun seputar kebangsaan negara indonesia dan apakah kalian tahu? Yang bisa menjawab kartu itu akan mendapatkan hadiah dari bapak-bapak TNI AD tsb, hadiahnya unik-unik lho readers dari mulai buku, Uang bahkan Al-Qur’an yang bermotif TNI diberikan kepada siapasaja yang mampu menjawab pertanyaan yang tertulis dalam kartu tersebut.
KELIMA Untuk mendapatkan makanan yang akan membuat kita merasa kenyang sebagai asupan energi kita untuk menjalankan aktivitas disana itu kita harus antri dulu reades, tapi disanalah terasa sekali perjuangannya harus bersabar menahan lapar dengan mengantri. Sistem makannya kita nggak masak atau Ngaliwet together tapi kita makan makanan yang dipesan dari Catering jadi dijamin lah enak dan mengenyangkan. Apalagi dalam 1 hari kegiatan itu kita diberi makan 3 kali. Pagi, Siang menuju sore dan Malam. Terjamin banget kan ? hal tersebut ditujukan agar peserta tidak kelaparan dan atau tidak fokus karena lapar saat mengikuti rangkaian Kegiatan.
Senam Bersama di pagi hari
Sumber : Album Pribadi
KEENAM Senam bersama yang ditujukan agar para peserta Jambore pemuda remaja masjid Se-ASEAN tetap selalu dalam keadaan sehat dan vit ketika mengikuti kegiatan sehingga tidak ada peserta yang datang sia-sia hanya untuk numpang istirahat karena sakit. Dan ketika senam kami tidak merasa khawatir sebab Intstruktur senamnya pun juga berjilbab.



Pemberian MATERI 
"Sikap Generasi Muda 
dalam menghadapi MEA"
Sumber : Album Pribadi
KETUJUH Untuk mengikuti kegiatan 
Penerimaan Borobudur Jakarta bukan dilapang Banteng maka dari itu rasa bahagia timbul ketika Aku bisa memasuki hotel dan merasakan dinginnya ruangan balroom hotel yang megah nan mewah itu untuk menjemput ilmu yang sungguh mulia dan disampaikan langsung oleh Kedutaan DMDI (Dunia Melayu Dunia Islam) , memang rasanya agak sedikit konyol sebab sebelumnya aku belum pernah pergi dan singgah dihotel , jadi maklum lah agak sedikit udik pas awal pertama masuk kesana, Tapi setidaknya hal itulah yang aku jadikan sebagai pelajaran yang amat penting :) materi Masyarakat Ekonomi Asean kami harus ikut kegiatannya di Ball Room Hotel.
KEDELAPAN Selain itupun disana kami diajak untuk latihan/ belajar KARATE bersama. Menurut saya mengapa harus ada dan terselip kegiatan latihan karate pada rundown acara pada kegiatan jambore tersebut, sebab Pemuda Remaja Masjid juga harus KUAT dan CERDAS jangan lemah dalam upaya membela negara. Bayangkan saja jika seluruh pemuda yang ada diindonesia lemah dalam fisik,hati,dan Otaknya? akan hancurkah negara kita? dan hanya tinggal nama saja negara kita hilang dalam peta Dunia. Naudzubillah...(Semoga tidak terjadi) Rasulullah saja suka pemuda yang sehat dan kuat, dan menyarankan agar pemuda islam itu harus menjadi pemuda yang kuat dan tangguh bukanlah remaja yang lemah. Sebelumnya memang aku belum pernah mengikuti hal-hal yang asing bagiku itu, tapi mungkin saat itulah latihan karate bersama adalah pengalaman pertamaku. Yaa walaupun aku belum bisa dan mempunyai jurus yang khusus tapi setidaknya aku sudah mempelajari dan tahu macam-macam gerakannya walaupun masih terasa sulit untuk mempraktekannya he.he.
KESEMBILAN Kami pun sempat mengikuti tabligh akbar bersama Ust.Yusuf Mansyur dimasjid Istiqlal. Alhamdulillah walaupun hanya kebagian tempat duduk paling belakang setidaknya kami khususnya aku masih bisa mendengarkan tausiyahnya dengan sangat jelas di speaker yang dipasang pada tiap2 dinding atas masjid :)
KESEPULUH Hari terakhir kami tutup dengan Tadabur Alam Ke Museum Monumen Nasional untuk menambah-nambah Pengetahuan kami seputar Bangsa Indonesia ini. Dan itupun termasuk kedalam salahsatu Pengalaman Pertamaku bisa masuk langsung ke museumnya sebab sebelumnya belum pernah aku kesana.
Foto-foto ditaman Monumen Nasional
Sumber : Album Pribadi
Sebenarnya masih banyak kisah perjalanan kami yang lainnya saat JAMBORE tapi terlalu panjang untuk kami ceritakan dan kurangnya dokumentasi berupa foto-fotonya,hehe 
Foto-Foto didalam Menara MONAS Lantai 4
Sumber: Album Pribadi
       Pengalaman yang amat berharga dan berkesan dalam hidupku , menjadi yang termuda itu bukan berarti kita harus selalu merasa malu dan minder dengan usia muda kita tapi buktikan bahwa yang muda itu lebih bisa dalam upaya mempersatukan bangsa :)

Allahu Akbar!!



-------------------------------Semoga Bermanfaat (BARAKALLAH)----------------

-------------------------------------Wassalamualaikum Wr.Wb---------------------

Assalamualaikum, Hai sahabat pembaca... Apa kabar? Mudah-mudahan kita selalu ada dalam lindungan Allah SWT ya. Aaamiinn. Hari ini saya...

Assalamualaikum, Hai sahabat pembaca... Apa kabar?
Mudah-mudahan kita selalu ada dalam lindungan Allah SWT ya. Aaamiinn.
Hari ini saya akan mengajak anda untuk terjun ke angka 8 (DELAPAN) yang akan menyebutkan point-point apa saja sih yang akan kita dapatkan ketika mengikuti upacara bendera dalam upaya merawat “BHINEKA TUNGGAL IKA” kita.
Kegiatan Upacara Bendera
Sumber : Koleksi Pribadi

Eh, sebelumnya pasti kalian bertanya tanya deh iya kan , emang apa sih yang akan di dapatkan ? Toh sudah jelas kita hanya akan mendapatkan wajah kusam dan gelap, badan berkeringat dan kaki yang pegal sebab selama 30 menit lebih atau kurang kita harus berdiri mengikuti upacara bendera . Bahkan mungkin kita sangat merasa jengkel jika menemui hari senin sampai-sampai di kalender mu hari seninya itu tandai dengan warna merah semua. Waduhhh nggak banget tuh kalo kaya gitu . Apalagi saking bencinya kalian ketemu sama hari senin sebab didalamnya ada upacara bendera kalian meliburkan diri sendiri dan bikin hari baru. Semakin parah dong kalo kaya gitu jadinya. Uhh udah deh ya mulai sekarang kita berhijrah untuk mulai jatuh cinta dengan upacara bendera jangan gitu-gitu aja dong pola fikirnya , sebagai generasi muda penerus bangsa penoreh tinta emas kejayaan kita juga harus berfikir kritis .
    Kalian tahu tidak kenapa sih kita harus melaksanakan upacara bendera? jangan bisanya hanya nge-Dumel (Menggerutu) saja sendiri tanpa mengetahui makna dan tujuan dari upacara bendera itu sendiri yang setiap hari senin rutin banget kita laksanakan.
Yaudah deh ya Check this out artikelnya readers... 

Assalamualaikum, Hai sahabat pembaca... Apa kabar?  Mudah-mudahan kita selalu ada dalam lindungan Allah SWT . Aaamiinn. Hari ini kita akan...

Assalamualaikum, Hai sahabat pembaca... Apa kabar?
 Mudah-mudahan kita selalu ada dalam lindungan Allah SWT . Aaamiinn.
Hari ini kita akan mengintip cerita keseruan Kegiatan Camp Religi (CARE) Brigade BKPRMI (Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid) ke-3 yang pernah dilaksanakan 1 tahun yang lalu tepatnya pada tanggal 08-11 Oktober 2016 bertempatkan di Area Pusat Pengembangan Da’wah Islam dan Asrama Haji Kab.Sukabumi.
Camp Religi (CARE) BKPRMI
Sumber : Album Pribadi


Yang mana pesertanya terdapat dari beberapa remaja masjid/brigade masjid sekolah Se-Kabupaten Sukabumi.

Rasanya sangat senang sekaligus bangga ketika aku bisa menjadi perwakilan sekolahku SMK DOA BANGSA Palabuhanratu dan Dewan Kecamatan Palabuhanratu BKPRMI. Menginjakkan kaki dan berada disebuah kegiatan yang besar bersama aktivis-aktivis dan Remaja masjid se-kabupaten Sukabumi , rasanya membuatku sedikit merasa gugup tapi saat itu hati dan jiwaku berhasil diyakinkan oleh kalimat “Kamu harus percaya diri!” Semakin yakin dan bersemangat saja aku untuk mengikuti kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh panitia CARE Ke-3 itu apalagi saat itu yang membuka acaranya adalah Bpk.H. Adjo Sardjono, M.M. (Wakil BUPATI Kab.Sukabumi). Uhh semakin ngebet aja aku  ingin mengikuti kegiatannya dengan khidmat dari awal sampai akhir.
Dengan diiringi rasa ikhlas dan niat untuk mencari ilmu di Kegiatan CARE ini kami rombongan dari DPK Palabuhanratu yang pesertanya terdiri dari siswa/i pilihan di tiap-tiap sekolah yang ada di wilayah Palabuhanratu semakin berambisi agar menjadi peserta terbaik yang menjadi contoh bagi peserta-peserta yang lain.
   Oh iya Sahabat pembaca .. Selain itu Untuk lebih menguatkan dan lebih terarah dalam kegiatan CARE ke-3 Itu di lakukan dengan beberapa metode kegiatan yaitu :
a. Berkemah
Berkemah dimaksudkan agar peserta khususnya aku dan kawan-kawan bisa belajar hidup dialam terbuka dengan segala Hikmah yang terkandung didalamnya. 
b. Permainan
Permainan dimaksudkan agar peserta semakin akrab satu sama lain dan terjalin ukhuah yang kuat serta banyak mengambil hikmah lainya yang terkandung didalam permainan permainan yan ada.
c. Perlombaan
Perlombaan dimaksudkan agar peserta belajar berkompetisi dengan memperlihatkan kualitas dari setiap peserta serta belajar menanamkan sikap sportif dan harmonis .
d. Tafakur alam
Tafakur alam merupakan metode yang diterapkan untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah melalui segala Ciptaanya.
e. Pembekalan
Peserta akan mendapatkan pembekalan materi mulai dari materi umum seperti seputar kesehatan remaja, wawasan kebangsaan dan materi yang lebih khusus tentang pendalaman BKPRMI dan Kemasjidan.
f. Diklat Kader Dakwah
Perwakilan masing masing DPK DPDES akan mengikuti kegiatan diklat kader dakwah yang
mana akan disampaikan materi-materi khusus tentang manfaat dan fungsi organisasi serta langkah langkah kaderisasi.

     Kenapa sih Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid (BKPRMI) harus mengadakan CAMP RELIGI (CARE) ? Apa sih tujuannya ?

Ini Dia jawabannya ....
Seperti apa yang disampaikan oleh Panitia Pelaksana kegiatan yaitu Bapak. Usep Setiawan S,Pd, MM.
"Kegiatan Camp Religi ini dilaksanakan Sebagai upaya membangun kebersamaan, memupuk nilai-nilai keimanan dan ketaqwaan serta memperdalam pengetahuan keagamaan dan Cinta Tanah Air, mencegah kenakalan remaja dan menjaga keutuhan NKRI,Bhineka Tunggal Ika, Pancasila dan UUD1945, BKPRMI Harga MATI "
Ujarnya dalam pembukaan kegiatan CARE ke-3 itu.

Bukankah dengan begitu kegiatan CARE ke-3 tahun lalu itu termasuk mendukung kedalam Upaya generasi Muda dalam mempersatukan Bangsa? disana semua pemuda pemudi islam di eratkan tali silaturahminya dalam suatu kegiatan islami agar mereka khususnya aku terhindar dari kenakalan remaja yang mana dapat merusak moral anak bangsa sebagai generasi muda dambaan umat yang akan berdampak pada perpecahan satu sama lain.


Pokonya seputar Kedisiplinan , Kebersamaan, Ketertiban, Ketangguhan , Ketanggapan, dan Keramahan diajarkan saat kami berada disana .

KEDISIPLINAN : Penunaian ibadah shalat (wajib dan sunnah) berjamaah dimasjid harus tepat waktu, Setiap ada intruksi kumpul kita harus siap siaga sudah berada dilapang tempat berkumpul 5 menit sebelum pengumuman dimulai.
KEBERSAMAAN : Mendirikan tenda bersama dan tidur ditenda bersama sama, Masak bersama untuk mengisi waktu ISHOMA kita, Shaum bersama, Senam bersama dan kegiatan lainnya.

KETERTIBAN : Dikegiatan CARE ke-3 itu juga diadakan lomba per DPK Seperti lomba Paduan Suara MARS BKPRMI,Dakwah,Lomba Cerdas Cermat, Lomba Adzan, Lomba Hafalan Asmaul Husna, dan Kaligrafi. Disana kami dibimbing agar dapat belajar sportif dalam pertandingan atau perlombaan sehingga setelah sportif maka akan tercipta ketertiban atau keharmonisan.

   Dari beberapa jenis perlombaan yang kami ikut sertai Alhamdulillah kami mendapatkan beberapa kejuaraan diantaranya (Juara 1 Ceramah, Juara 3 Paduan Suara, Juara1 Yel-yel Terbaik) termasuk mendapatkan juara umum peserta terbaik. Alhamdulillahh.... Ketika mendengar pengumuman seperti itu rasanya Lelah,Kantuk,Lapar pun hilang sebab adanya rasa kegembiraan hasil dari sebuah usaha dan perjuangan :D 
KETANGGUHAN : Setelah kegiatan Tafakur Alam ke Yon Armed kami kafilah akhwat melanjutkan kegiatan dengan Outbond dan Belajar Memanah yang dibimbing oleh Panitia khusus. Bukankah hal itu mengajarkan bahwa wanita/akhwat juga dituntut agar menjadi wanita yang TANGGUH dan KUAT serta tidak lemah. Setelahnya langsung dilanjut oleh Ikhwan dan ini pun menjadi bukti bahwa Remaja Islam Indonesia juga harus pandai memanah guna untuk membela dirinya sendiri khususnya membela bangsa dalam upaya memperkuat keutuhan NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.
KETANGGAPAN : Ketika Hujan turun atau terjadi bencana yang datangnya tidak disangka-sangka kita diajarkan agar selalu menjadi Remaja yang TANGGAP Terhadap Bencana dan harus SIAP.
Pokonya The best Experience deh hari itu . Luarbiasa sekali kegiatannya bermanfaat sekali.
BKPRMI sangat peduli terhadap remaja masjid di indonesia khususnya di kabupaten Sukabumi agar mereka bersatu dan tidak berpecah-belah maka diadakannlah kegiatan Camp Religi tersebut setiap tahunnya. Dan ini merupakan salah satu contoh sederhana upaya generasi muda untuk mempersatukan bangsa , jangan jauh-jauh dulu aja salah satu contoh kecil dengan mempersatukan golongan-golongan yang ada disekitar kita itupun sudah termasuk kedalam upaya untuk mempersatukan bangsa Readers... :)
    Yang belum ikut gabung Camp Religi , tenang tahun sekarang insyaallah mudah-mudahan ada deh ya Camp Religi ke-4 nya ... Aaaamiinn

-----------------------#Semoga bermanfaat tulisannya, Barakallah para pembaca#------------------

                                                         Wassalamualaikum Wr.Wb.